suhe arie's pages

Programmer juga manusia

Journey to get here, the process (part 2)

Ini adalah lanjutan dari posting saya sebelumnya, jika anda belum baca part 1, monggo silahkan dibaca dulu.

Setelah mendapat sertifikat Java tersebut, saya mulai mencoba untuk membuat daftar riwayat hidup, atau orang biasa menyebutnya dengan sebutan Curriculum Vitae (CV) atau resume. Saya buka kembali file-file lama saya, melihat-lihat, apakah ada yang bisa saya ambil untuk membuat CV yang baik. Dengan bantuan tips dari jobstreet dan banyak situs-situs lain, saya mencoba untuk membuat CV yang kira-kira good enough untuk dipajang di job portal.

Kesimpulan sederhana saya tentang sebuah CV adalah:

  1. Bear in mind, jangan asal-asalan, beri perhatian serius saat menulis CV. Ini adalah modal pertama untuk mendapatkan perhatian dari calon employer. Mereka akan melihat dan men-judge kita pertama kali berdasarkan CV kita, tentu karena mereka sama sekali tidak kenal kita (hal yang sangat logis).
  2. Tulis semua yang berkaitan dengan diri kita secara ringkas, rapi, dengan bahasa inggris yang baik. Jangan mencantumkan hal-hal yang tidak relevan seperti hobi, tokoh idola, tinggi dan berat badan, dll. Ini akan membuat CV kita seolah-olah tidak ber-“isi”.
  3. Uraikan secara singkat tentang apa yang jadi modal (kekuatan) kita, dan obsesi kita di masa yang akan datang. Tonjolkan semua yang bisa kita berikan untuk perusahaan, jika mereka akhirnya meng-hire kita.
  4. Cantumkan prestasi yang sudah kita peroleh. Di poin ini, saya cuma bisa menyertakan sertifikat SCJP dan beberapa sertifikat yang saya peroleh dari hasil online test di brainbench.
  5. Kalau Anda bekerja di bidang IT seperti saya, list of projects will be a strong magnet to attract the employer. Oleh karena itu, cantumkan project-project yang pernah kita lakukan beserta dengan deskripsi singkat tentang lingkup project dan peran kita di project tersebut.

Continue reading

Advertisements

June 29, 2008 Posted by | My Days | , , , , , , | Leave a comment

Journey to get here, the background (part 1)

This is a big step in my life.. I start a new part of another story of my life, here in Kuala Lumpur, Malaysia

Sebenarnya bisa dibilang sudah cukup terlambat untuk menceritakan ini, karena belakangan ini mood untuk menulis kayanya tidak muncul-muncul juga. Tapi karena saya anggap ini bukan kejadian yang “biasa”, maka jadilah tulisan ini.

Saya berusaha menyampaikan cerita ini dengan cukup detail, salah satunya agar dapat menjadi sedikit pencerahan bagi teman-teman yang ingin melakukan hal yang sama, tapi belum mengetahui caranya. Cukup sering saya mendengar pertanyaan seperti bagaimana sih caranya kerja di luar negeri, kok bisa dapat kerja disana, apa aja yang perlu dipersiapkan kalau mau ke luar negeri, urusan visa gimana, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang senada dengan itu. Daripada saya menjawab pertanyaan yang sama berulang-ulang, mungkin ada baiknya untuk membaca blog ini terlebih dahulu.

Dimulai dari sekitar akhir tahun 2007, waktu itu ada beberapa teman kantor di tempat saya bekerja yang mengundurkan diri (lulus, begitu kami biasa menyebutnya) dan pindah bekerja. Hal ini dilakukan oleh beberapa orang dalam periode yang tidak lama, berurutan dan hanya berjarak beberapa minggu saja. Beberapa diantara mereka memutuskan untuk bekerja di perusahaan lain di Jakarta, dan beberapa pindah ke luar negeri. Kasus yang saya sebut terakhir inilah yang akhirnya membuat saya jadi ikut terpacu (hehehe..) apalagi setelah satu teman dekat saya juga mengundurkan diri karena akan pindah ke middle east.

Continue reading

June 29, 2008 Posted by | My Days | , , , , | Leave a comment