suhe arie's pages

Programmer juga manusia

Blank waktu TA, salah siapa ?

Saya baru saja baca posting seseorang di salah satu forum programmer. Sebenarnya, bukan sebuah posting yang luar biasa tapi tulisan tersebut mengingatkan saya pada beberapa posting senada yang saya pernah baca sebelumnya. I don’t want to offense or attack someone in this blog. I just want to share, and hope less people will do this embarrassing thing.

Topiknya adalah seorang mahasiswa yang akan memulai project tugas akhir / skripsinya. Permasalahannya ada pada kenyataan bahwa sang mahasiswa yang akan mengerjakan tugas akhir (TA) ini ternyata tidak memahami sama sekali alias nge-blank tentang apa yang harus dikerjakannya sebagai project TA.

Ada beberapa posting yang menarik perhatian saya.

1. Brainstorming.
Ini yang paling saya suka. Kalau ada mahasiswa akan memulai TA nya, tapi masih bingung dengan topik yang diambil, kemudian meminta masukan dari para forumer. Banyak kepala banyak ide, meskipun belum tentu masukannya diterima, tapi paling tidak bisa menambah wawasan si mahasiswa dan menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil topik untuk TA nya.

2. Posting lowongan.
Posting berisi lowongan parttime programmer untuk project kecil. Ternyata ini adalah lowongan untuk programmer yang bersedia untuk menjadi mentor untuk TA si mahasiswa. Yang lebih parah, ada yang minta dibuatkan aplikasi dari nol sampai jadi.

3. Minta source code.
Ini juga termasuk salah satu hal yang tidak saya sukai di forum. Di beberapa kalimat pertama, dijelaskan mengenai latar belakang masalah, tapi yang ada di ujung posting adalah permintaan aplikasi atau source code lengkap yang diharapkan bisa menjadi solusi instan dari problem yang dihadapi.

4. Tanya ga jelas.
Yang ini kadang membuat saya jadi gemas. Biasanya cerita diawali dengan mahasiswa yang meminta judul TA dari dosen pembimbing. Kemudian karena dosen tersebut mungkin termasuk dosen yang idealis inovatif, maka beliau menyarankan si mahasiswa ini untuk membuat sesuatu yang “canggih”. Padahal sebenarnya juga bukan sesuatu yang benar-benar baru, mungkin pula sudah banyak diterapkan di dunia kerja. Alhasil, mahasiswa tersebut pulang berkonsultasi dengan segudang pertanyaan di kepala tentang topik TA yang diberikan oleh sang dosen. Malangnya, mungkin karena topik yang diberikan terlalu canggih buat mahasiswa, banyak istilah-istilah yang belum dimengerti, dan belum terbayang sama sekali tentang pekerjaan tersebut, si mahasiswa akhirnya bertanya ke forum tentang topik tersebut dengan pertanyaan yang terdengar aneh. Anda bisa membayangkan pertanyaan tersebut seperti anak kecil yang bertanya tentang bagaimana melamar kerja. Benar-benar ga nyambung. Pernah ada yang bertanya, bisa tidak ya kita membuat aplikasi yang berbasis web? Atau, bagaimana caranya kita membuat database multi-user ? Pertanyaan-pertanyaan yang sangat awam.

Mengingat, mahasiswa yang akan mengambil TA adalah mahasiswa yang sudah kenyang dengan kuliah, makalah, tugas dan ujian selama lebih dari 1095 hari a.k.a 3 tahun. Menurut saya, itu adalah waktu yang cukup untuk memperoleh banyak ilmu, yang pada akhirnya diterapkan saat mengerjakan TA.

Melihat kenyataan seperti ini, saya jadi bingung, apa penyebabnya ? Apakah mahasiswanya yang susah menangkap pelajaran ? Atau terlalu banyak main dibanding belajar ? Mahasiswa suka bolos ? Atau dosennya yang kurang bisa menyampaikan ilmunya dengan baik ? Dosen suka bolos ?

Atau semuanya ?

Hmm.. Memang tidak semua mahasiswa seperti yang saya ceritakan di atas. Saya juga tahu banyak mahasiswa yang sudah berilmu tinggi selagi mereka kuliah, dan bisa mengerjakan TA dengan baik serta cukup mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Tapi, bagaimana dengan mahasiswa model yang ini ?

Saya cuma ingin bilang pada orang-orang yang suka jalan pintas:

Come on, do something great in your life..
Be proud of yourself, and make others to be proud of you..

Advertisements

August 14, 2008 - Posted by | Inside my mind | , ,

6 Comments »

  1. gak ngerti, gak makan bangku kuliahan, cuma belajar otodidak he..he..he..

    Comment by sei | September 26, 2008 | Reply

  2. tambahan nih 🙂

    gw dl suka diminta tolong cari judul TA … nah gw paling gampang carinya ke slashdot.org

    dari situ bisa nemu ide-ide applikasi apa aja yang bisa dijadiin bahan TA.

    setiap kalo baca slashdot, bisa tau ada ide baru2.

    Comment by adwin | February 23, 2009 | Reply

  3. Kak Suhendra, sebagai mahasiswa T.Informatika tingkat 2 yg masih mencari jati diri di JAVA, saya sgt butuh masukkan Kakak, bagaimana cara belajar Java yg baik, dan bukan cuman seorang script kiddie/ngetik coding orang tanpa tahu logikanya, tapi harus ngerti konsep dan logikanya? Apakah saya harus menghabiskan sebuah buku Java Fundamental dulu, ex:Core Java Vol 1, atau bagaimana? saya gak tau parameter seseorang sudah ngerti konsep OOP itu bagaimana ? Apakah harus selalu mencari studi kasus ? Sebagai pemula di JAVA modal niat ,tenaga, sumber belajar sudah ada, tapi bingung cara implementasinya. Mungkin dari sini saya dapat terhindar dari blank dalam mencari materi buat T.A, karena dgn ipk 3,68 saya merasa cuman dapat sedikit ilmu dari kampus swasta saya,kebanyakan otodidak, huhuhu. Dibalas scr private juga ga apa-apa ya, Terima Kasih….

    Comment by Agung | March 9, 2009 | Reply

    • Kalo masih awal banget, mungkin ada baiknya baca tutorial, trus ikutin semua contoh-contohnya. Jangan copy-paste, tapi ketik sendiri, biar lebih ‘nyangkut’ di kepala. Selanjutnya, tidak ada cara lain selain banyak latihan. Bikin aja aplikasi-aplikasi yang sederhana dulu, jangan yang susah-susah.
      Parameter keberhasilannyanya memang agak susah. Tapi kalo kamu sering coding, makin lama makin tau gimana coding yang baik dan efisien. Nanti setelah coding 1 tahun, kemudian review lagi code yang dibuat setahun yang lalu, pasti ngerasa ‘kok dulu coding ku kok aneh ya, dodol banget’. Nah berarti kemampuannya udah naik tuh.

      Comment by suhearie | March 9, 2009 | Reply

  4. Trus gimana flowchartnya ? Apakah kita harus berpedoman sama buku ? Trus diikutin bab per bab ? Kalo utk teori ga banyak coding, Core Java buku yg bagus. Tapi kalo yg buat praktek kira2 bukunya/resourcenya apa ya, biar efisien ? Trima Kasih

    Comment by Agung | March 11, 2009 | Reply

  5. […] Sumber […]

    Pingback by BLANK waktu TA, Salah siapa? « j|a|e|h|a|p|n|i | July 21, 2010 | Reply


Leave a Reply to suhearie Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: