suhe arie's pages

Programmer juga manusia

Saatnya memilih

Bukan ikut2an, bukan mencari musuh, bukan juga ingin mempengaruhi teman2 yang sudah punya pilihan tetap apalagi dengan jurus “pokok-e si anu”. Saya hanya ingin sekedar berbagi pendapat pribadi, kalau sudi membaca ya monggo, kalo tidak, ya terima kasih.

Ini adalah kali pertama saya tertarik untuk mengikuti, mengamati, berkomentar, dan pastinya akan berpartisipasi dalam pemilihan presiden. Pilpres 5 tahun lalu, males. Pileg apalagi, males banget. Tertarik, karena ini mungkin pertama kalinya saya merasa ada harapan yang lebih nyata untuk Indonesia yang lebih baik pada salah satu pasangan capres-cawapres dan supaya hal itu bisa terwujud saya merasa perlu untuk ikut patungan opini apalagi setelah menonton debat perdana 9 Juni 2014.

Alasan2 berikut ini yang membuat saya menjatuhkan pilihan pada pasangan tertentu: Continue reading

June 28, 2014 Posted by | Inside my mind | 7 Comments

Oh Indonesia, unluckiest country?

Akhirnya, niat untuk menulis bangkit lagi, thanks to si Teppy di thefreakyteppy dot wordpress dot com!

Seperti deja’vu, pengalaman ini terulang lagi dengan 3 keywords, London, Indonesia, Bencana.

Sekali lagi tanah air kita harus berduka, kali ini malah harus menanggung dua bencana alam pada saat yang hampir bersamaan, meskipun terjadi di dua daerah yang berbeda. Gempa dan tsunami di pulau Mentawai dan meletusnya gunung Merapi di Jogja, really devastating. Turut berduka yang mendalam untuk teman-teman yang ada di sana.

Sehari setelah bencana tersebut terjadi, saya tahu tentang berita ini dari BBC news dan dari surat kabar yang cukup terkenal di sini, di London. I just can say, Oh My God…

Evening Standard

Evening Standard

 

Di kantor, beberapa orang teman bertanya, “How is Indonesia?”, “What’s happen in your country”, “Is your family OK?”, dan beberapa pertanyaan sejenis. Saya langsung teringat kejadian yang mirip seperti ini, awal tahun lalu, di moment yang sama, ketika saya sedang dalam tugas kantor untuk ‘mengunjungi’ company’s headquarter, di London, seperti saat ini.
Tahun lalu, berita cukup menggemparkan datang dari Indonesia, terjadi banjir yang menewaskan banyak orang karena tanggul di Situ Gintung jebol. Saya ingat sekali, saat itu saya membaca surat kabar Metro (bacaan orang London tiap hari), di halaman 2, hampir satu halaman penuh, memberitakan tentang jebolnya Situ Gintung yang mengakibatkan kerugian jiwa dan materi yang luar biasa.

Continue reading

November 2, 2010 Posted by | Inside my mind, My Days | 1 Comment

Blank waktu TA, salah siapa ?

Saya baru saja baca posting seseorang di salah satu forum programmer. Sebenarnya, bukan sebuah posting yang luar biasa tapi tulisan tersebut mengingatkan saya pada beberapa posting senada yang saya pernah baca sebelumnya. I don’t want to offense or attack someone in this blog. I just want to share, and hope less people will do this embarrassing thing.

Topiknya adalah seorang mahasiswa yang akan memulai project tugas akhir / skripsinya. Permasalahannya ada pada kenyataan bahwa sang mahasiswa yang akan mengerjakan tugas akhir (TA) ini ternyata tidak memahami sama sekali alias nge-blank tentang apa yang harus dikerjakannya sebagai project TA.

Ada beberapa posting yang menarik perhatian saya.

1. Brainstorming.
Ini yang paling saya suka. Kalau ada mahasiswa akan memulai TA nya, tapi masih bingung dengan topik yang diambil, kemudian meminta masukan dari para forumer. Banyak kepala banyak ide, meskipun belum tentu masukannya diterima, tapi paling tidak bisa menambah wawasan si mahasiswa dan menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil topik untuk TA nya.

2. Posting lowongan.
Posting berisi lowongan parttime programmer untuk project kecil. Ternyata ini adalah lowongan untuk programmer yang bersedia untuk menjadi mentor untuk TA si mahasiswa. Yang lebih parah, ada yang minta dibuatkan aplikasi dari nol sampai jadi. Continue reading

August 14, 2008 Posted by | Inside my mind | , , | 6 Comments

Indonesia and IT careers

Hari ini saya akhirnya membalas posting yang ada di fistek2000 at yahoogroups dot com. Ternyata topik yang dibicarakan adalah seputar melihat kembali Indonesia kita yang tercinta ini dan membandingkannya dengan negara-negara tetangga. Nggak terasa, ternyata saya menulis cukup banyak dan akhirnya saya posting juga di blog ini.

Kalo ngomong soal Indonesia dan perbandingannya dengan negara2 lain emang kita masih harus prihatin. Akhir-akhir ini saya banyak explore soal overseas work opportunity terutama di dunia IT. Rasanya kita udah
kalah beberapa tahun dengan negara2 tetangga kaya filipina, singapura, bahkan India. Banyak sekali perusahaan india yang sudah go international, bikin cabang sampai di middle east, Singapore, UK, Australia, bahkan banyak juga yang sudah ada di US. Parahnya lagi, banyak banget diantara perusahaan-perusahaan india ini yang juga menawarkan jasa outsourcing dan executive search. Dimana-mana loh, dari puluhan job sites yang udah sempat saya samperin, pasti banyak banget agent yang nama-nama contact nya adalah nama orang india, termasuk beberapa company yang sempat kontak saya juga kebanyakan orang india.

Alhasil, mereka sangat mendominasi akses informasi tentang pekerjaan di seluruh dunia. Efeknya adalah, kita orang indonesia ga punya bargaining position yang tinggi terhadap mereka. Salah satu penyebab ini semua adalah karena orang indonesia masih malu-malu, males-malesan, belum (kalau ga mau disebut “tidak”) punya cita-cita yang tinggi, merasa asik dengan comfort zone-nya (dengan mengandalkan slogan tongkat dilempar jadi tanaman, dll). Akhirnya, ga ada usaha untuk meningkatkan kualitas diri dan mengeksplorasi kesempatan diluar dari yang dijalani saat ini. Tentunya tidak semua orang indonesia seperti ini, tapi kita butuh lebih banyak orang lagi yang mau membuang jauh-jauh paradigma seperti ini.

Continue reading

February 13, 2008 Posted by | Inside my mind | , | Leave a comment